Tutorial instal Windows Movie Maker





Tentunya kalian udah kenal dengan software ini ,Windows movie maker merupak softare editing video buatan Microsoft. Bagi para user windows xp software ini sudah tidak asing karena sudah tertanam di program default windows xp, tapi kita tidak bias menemukannya di windows 7. Memang kenapa kok tidak ada…???? Tanya saja sendiri sama pihak Microsoft.
Minggu ini saya mendapat tugas dari guru saya di SMK untuk membuat tutorial instalasi windows movie maker. Langsung saja

1.       siapkan softwarenya terlebih dahulu
2.       klik 2 kali softwarenya.


3.       Klik next untuk melanjutkan


4.       Selanjutnya kita dibawa ke license klik I accep the agreement dan next.


5.       Disini kalian diminta memilih tempat software ini akan di instal klik next saja.

6.       Disini  Klik next saja.



7.       Disini kita diminta apakah mau menambah shortcut di dekstop atau quick lounch, centang saja semua kemudian klik next.


8.       Selanjutnya klik install.


9.       Proses instalasi dimulai.



10.   Setalah instalasi selesai kita bias centang lounch untuk membuka windows movie maker atau jangn I centang untuk membukanya. Saran saya centang saja dan klik next.


11.   Tara proses instalasi berjalan dengan sempurna.


12.   Selanjutnya tinggal import video. Audio/ music dan video.

13.   Selesai , 
Sebenarnya gampang untung menginstal sebuah program .Disetiap program aplikasi terdapat petunjuk untuk menginstalnya , bacalah petunjuk-petunjuk tersebut, tampa tutorialpun kalian bisa menginstalnya.
Description: Tutorial instal Windows Movie Maker Rating: 4.5 Reviewer: Dhofir Portrait - ItemReviewed: Tutorial instal Windows Movie Maker


DhofirPM - 7:30:00 PM
Read More Add your Comment


Perbedaan Versi-Versi Windows



Perbedaan Versi-Versi Windows 8 Lengkap
Assalamu Alaikum Wr. Wb.
Perbedaan Versi-Versi Windows 8 Lengkap | Ada banyak pertanyaan yang terlayang ke saya, baik itu melalui pesan singkat SMS, komentar blog, Facebook dan secara langsung yang mempertanyakan perbedaan versi yang ada pada Windows 8. Tapi sebelum kita membahasnya, mungkin lebih baik jika kita sama-sama tahu versi apa saja sih yang dikeluarkan Microsoft untuk Windows 8???

Versi yang dikeluarkan oleh Microsoft untuk Windows 8 yaitu : Windows 8, Windows 8 Pro, Windows 8 Enterprise, dan Windows 8 RT. Dari ke 4 versi ini ada 3 versi yang bisa sobat instal dengan bebas di komputer sobat yang tentunya dengan membeli DVD-nya, yaitu untuk Windows 8, Windows 8 Pro, Windows 8 Enterprise yang tentunya bisa berjalan pada mesin x64/x86. Berbeda halnya dengan Windows 8 RT yang bisa dikatakan sobat tidak bisa menginstalnya sendiri karena memang sudah dipaketkan ke dalam produk Tablet PC dengan mesin ARM. Selain itu masih banyak kekurangan dan kelebihan Windows 8 RT, untuk lebih jelasnya bisa langsung disimak penjelasan berikut ini, cekidot...

Ketersediaan
Windows RT hanya tersedia dalam pre-install pada perangkat baru yang dijual. Tidak seperti Windows 8 yang selain tersedia dalam bentuk pre-install di device, juga dijual dalam bentuk kotak kepingan DVD yang dijual bebas.

Ini artinya, apa yang ada di toko-toko software legal adalah Windows 8 atau Windows 8 Pro. Karena Windows RT tidak bisa diinstall langsung baik online maupun kepingan DVD.

Harga
Windows RT secara harfiah tak ‘ternilai’, karena sobat tidak bisa membelinya. Tapi biaya lisensi untuk produsen lebih murah dari Windows 8 atau Windows 8 Pro.

Selain itu, pengguna Windows RT tidak akan harus membayar untuk aplikasi Office seperti Word, PowerPoint dan Excel. Sedangkan Windows 8 dijual mulai dengan harga USD 69,99.

Antarmuka
Memang antara Windows RT dan Windows 8 menggunakan antarmuka modern UI style yang baru atau sebelumnya kita kenal denga Metro Style, tetapi Windows 8 bisa di-drop down ke desktop tradisional untuk aplikasi yang lama. Windows RT tidak bisa melakukannya.

Antarmuka desktop model lama pun tidak tersedia di Window RT, termasuk tidak adanya dukungan dari software dari pihak ketiga.

Kompatibilitas
Ada perbedaan besar di sini, Windows RT dilengkapi dengan Office yang terinstal, dan Windows 8/Pro tidak. Namun, Windows 8/Pro kompatibel dengan program Windows yang ada (Windows 7 atau ke bawah), sedangkan Windows RT tidak.

Fitur
Windows RT tidak mendapatkan semua yang ada di Windows 8. Tidak ada Windows Media Player atau Spaces Storage, tidak ada enkripsi BitLocker, tidak ada Group Policy manajemen atau dukungan domain, dan Remote Desktop hanya bekerja dalam modus klien.

Itulah Perbedaan Versi Windows 8 yang dilihat dari sisi, ketersedian hardware, harga, antarmuka, kompabilitas serta fitur. Namun, untuk lebih jelasnya sobat bisa melihatnya pada tabel berikut ini :
Perbedaan Versi-Versi Windows 8 Lengkap
Perbedaan Versi-Versi Windows 8 Lengkap
Perbedaan Versi-Versi Windows 8 Lengkap
Setelah sobat menyimak Perbedaan Versi Windows 8 yang saya paparkan di atas, semoga saja bisa memberikan sedikit pencerahan kepada sobat mengenai Perbedaan Versi Windows 8. Sehingga sobat bisa lebih bijak memilih Windows 8 apa yang sesuai dengan kebutuhan sobat.



Wassalam . . .

Sumber :
http://www.realodix.com/
http://www.kompas.com/
http://www.fahrozi.com/2012/10/perbedaan-windows8-rt-pro-dan-enterprise.html
Description: Perbedaan Versi-Versi Windows Rating: 4.5 Reviewer: Dhofir Portrait - ItemReviewed: Perbedaan Versi-Versi Windows


DhofirPM - 12:30:00 AM
Read More Add your Comment


Spesifikasi Hardware Untuk Instal OS Windows XP, VISTA, 7, 8




Setiap software memiliki syarat minimal atau spesifikasi hardware yang diperlukan agar software atau aplikasi yang di install dapat dioperasikan secara maksimal. Tidak hanya aplikasi, OS (Operating System) juga membutuhkan hardware dengan spesifikasi tertentu sesuai saran yang ditentukan pihak developer atau perusahaan OS. Disini akan dipaparkan spesifikasi minimum hardware untuk sistem operasi Windows Xp, Windows Vista dan Windows7.

Spesifikasi Minimum Hardware Windows Xp

Spesifikasi Hardware minimum agar system operasi
Windows Xp dapat berjalan dengan optimal.
• Processor : Pentium III 500 MHz
• Memory (RAM) : 64 MB
• CD-ROM : 35X
• Harddisk : 5 GB
• VGA card : 16 MB• Monitor : VGA, 512 color


Spesifikasi Minimum Hardware Windows Vista

Adapun sistem hardware yang diminta sebelum install sistem operasi Windows Vista yaitu:
  • 1GB RAM
  • 20 GB of Hard Drive space
  • 128 MB Graphics Memory (To enable Aero)
  • 17?inch Monitor (1024 X 76
  • DVD-ROM
  • Above Pentium 4 Processor
  • Pixel Shader 2.0 in hardware
  • 32 bits per pixel

Spesifikasi Minimum Hardware Windows7
Berikut adalah spesifikasi hardware yang harus disiapkan sebelum melakukan instalasi Windows7 pada komputer atau laptop:

  • Processor Intel dengan kecepatan 1 GHz (32 bit atau 64 bit).
  • RAM minimal 1 GB untuk 32 bit dan 2 GB untuk 64 bit.
  • Space hard disk yang masih tersisa minimal 16 GB untuk 32 bit dan 20 GB untuk 64 bit.
  • Direct X 9 graphic card.

 Spesifikasi Minimum Hardware Windows8
Berikut merupakan spesifikasi hardware minimum untuk melakukan instalasi windows 8, sama saja seperti windows 7
  •  Prossesor dengan kecepatan 1 GHz (32 bit atau 64 bit).
  • RAM minimal 1 GB untuk 32bit dan 2 GB untuk 64 bit.
  • Space hard disk yang masih tersisa minimal 16GB untuk 32bit dan 20GB untuk 64bit.
  • Direct X 9 graphic card
  • Resolusi monitor/layar 1024 x 728,
 
Spesifikasi hardware tersebut dimaksudkan agar komputer yang di install OS dapat bekerja dengan maksimal. Mungkin Windows dapat di install pada hardware yang kurang standard (sesuai spek yang dibutuhkan) tetapi bisa pastikan komputer dan aplikasi didalamnya tidak dapat berjalan secara sempurna. Mungkin komputer berjalan lambat, beberapa fitur OS dan aplikasi tidak berfungsi dan seterusnya. Oleh karena itu melihat dan menyiapkan hardware sesuai dengan kebutuhan sistem sangat penting agar OS atau software dapat di aplikasikan dengan baik.

Description: Spesifikasi Hardware Untuk Instal OS Windows XP, VISTA, 7, 8 Rating: 4.5 Reviewer: Dhofir Portrait - ItemReviewed: Spesifikasi Hardware Untuk Instal OS Windows XP, VISTA, 7, 8


DhofirPM - 6:46:00 PM
Read More Add your Comment


TUGAS SEKOLAH




KKPI EXEL

Description: TUGAS SEKOLAH Rating: 4.5 Reviewer: Dhofir Portrait - ItemReviewed: TUGAS SEKOLAH


DhofirPM - 12:32:00 PM
Read More Add your Comment


Laporan engamatan ,Pengaruh Cahaya Matahari Terhadap Pertumbuhan Kecambah




LAPORAN PENGAMATAN
IPA

“Pengaruh Cahaya Matahari  Terhadap Pertumbuhan Kecambah”
X TKJ-B




Kelompok IV

Anggota :                Kholidah                    ( 14  )
                                                              Hairul Anam               ( 09 )
                                                              Dhofir                       ( 04 )
                                                              Moh Rois                  ( 19 )
                                                              Nur Qhomariatus S.    ( 24 )
                                                              Shohib Ramadhani      ( 29 )



SMK Negeri 1 Arosbaya
Tahun Pelajaran 2012-2013


Description: Laporan engamatan ,Pengaruh Cahaya Matahari Terhadap Pertumbuhan Kecambah Rating: 4.5 Reviewer: Dhofir Portrait - ItemReviewed: Laporan engamatan ,Pengaruh Cahaya Matahari Terhadap Pertumbuhan Kecambah


DhofirPM - 2:09:00 PM
Read More Add your Comment


Fungsi Menu Pada Bios







Menu Utama dalam BIOS:


  1. Main                : Untuk mengubah konfigurasi sistem dasar.
  2. Advanced         : Untuk mengubah pengaturan sistem tingkat lanjut.
  3. Power              :Untuk mengubah konfigurasi Advance Power Management
                                (APM)
  1. Boot                 : Untuk mengubah sistem konfigurasi Boot
  2. Exit                  : Untuk memilih opsi keluar dan pengaturan default loading

Bios dengan SO

 Persamaan: sama-sama mengatur dan mengendalikan perangkat keras.Perbedaannya:
  • Bios, bekerja pada saat booting
  • SO, bekerja setelah proses booting


Fungsi Pada Menu BIOS

Standart CMOS Setup

Time and date  
Ø      Melakukan perubahan waktu dan tanggal pada system BIOS.

Floppy Drive A and floppy Drive B
Ø      Menentukan penggunaan floppy A dan B, berikut kapasitasnya.

Setup Harddisk
Ø      Menentukan kapasitas dan keberadaan harddisk.

Primary Master
Ø      Digunakan untuk harddisk utama atau harddisk system.

Primary Slave
Ø      Digunakan untuk harddisk tambahan.

Secondary slave
Ø      Digunakan untuk harddisk tambahan ke-2


BIOS Features Setup

1st Boot Device
Ø      Menentukan pilihan pertama letak sistem boot untuk dibaca.

2nd Boot Device
Ø      Menentukan device berikutnya jika pada pilihan 1st boot tidak ditemukan sistem yang dibutuhkan.

3rd Boot Device
Ø      Menentukan device berikutnya jika pada pilihan 1st dan 2nd boot tidak ditemukan sistem yang dibutuhkan

4th Boot Device
Ø      Menentukan device berikutnya jika pada pilihan 1st , 2nd dan 3rd boot tidak ditemukan sistem yang dibutuhkan

Try Other Boot Device
Ø      Pilihan “yes” untuk memerintahkan komputer untuk terus mencari file sistem sesuai dengan boot device yang di-setup.
Ø      Pilihan “no” untuk memerintahkan komputer hanya mencari pada boot device yang pertama saja.

S.M.A.R.T for Harddisk
Ø      Pilihan “enable” untuk menghindari harddisk dari kerusakan karna kesalahan suatu proses.
Ø      Pilihan “disable” untuk tidak mengaktifkan menu ini.

Quick Boot
Ø      Pilihan “enable” untuk memerintahkan komputer agar mem-boot lebih cepat.
Ø      Pilihan “disable” untuk tidak mengaktifkan menu ini.

System Boot Up Num Lock
Ø      Pilihan “on” untuk memerintahkan lampu num lock pada keyboard menyala sehingga penulisan angka dapat dilakukan.
Ø      Pilihan “off” untuk tidak mengaktifkan menu ini.

Floppy Drive Seek at Boot
Ø      Pilihan “enable’ untuk memerintahkan sistem agar mencari pada pada floppy disk pada saat mem-boot komputer.
Ø      Pilihan “disable” untuk tidak mengaktifkan menu ini.

Password Checking
Ø      Pilihan “setup” untuk menentukan keberadaan password pada bios harus melalui setup.
Ø      Pilihan “always” untuk menentukan keberadaan password pada bios harus selalu dicek pada saat mem-boot komputer.


Cache Memory
Ø      Pilihan “internal” berarti L1 digunakan dan L2 tidak digunakan.
Ø      Pilihan “both” berarti L1 dan L2 digunakan.
Ø      Pilihan “disable” berarti L1 dan L2 tidak digunakan.

System Bios Shadow Cacheable
Ø      Pilihan “enable” untuk menentukan lokaasi memori sistem BIOS menggunakan bayangan dan tersembunyi.
Ø      Pilihan “disable” untuk menentukan lokasi memori sistem BIOS mengunakan bayangan dan tidak tersembunyi.

OS Selector for DRAM>64
Ø      Pilihan “enable” untuk menggunakan OS2/WARP dan memori lebih dari 64 MB.
Ø      Pilihan “disable” untuk tidak mengaktifkan menu ini.
Chipset Features Setup

Virus Warning
Ø      Pilihan “enable” untuk memerintahkan komputer mencegah terjadinya penulisan ke tabel partisi harddisk, biasanya dilakaukan oleh virus yang memperbanyak dirinya
Ø      Pilihan “disable” untuk mencegah komputer agar tidak mendeteksi keberadaan virus.

Enable Burst Cycle
Ø      Pilihan “enable” untuk menggunakan read and write burst pada memori.
Ø      Pilihan “disable” untuk tidak mengaktifkan menu ini.

Cache Timing
Ø      Pilihan “enable” untuk meningkatkan waktu penggunaan cache.
Ø      Pilihan “standart” untuk menstandartkan waktu penggunaan cache.

DRAM Timing
Ø      Pilihan “enhance” untuk meningkatkan waktu penggunaan DRAM
Ø      Pilihan “standart” untuk menstandartkan waktu penggunaan DRAM.

Enhance VGA Performance
Ø      Pilihan “enable” untuk meningkatkan kerja VGA
Ø      Pilihan “disable” untuk tidak mengaktifkan menu ini.


IDE Timing
Ø      Pilihan “enhance” untuk meningkatkan waktu penggunaan IDE.
Ø      Pilihan “standart” untuk menstandarkan waktu penggunaan IDE standart.
Power Managemant Setup

Advanced Power Managemant
Ø      Pilihan “enable” berarti sistem akan menggunakan power management.
Ø      Pilihan “disable” untuk tidak mengaktifkan menu ini.

Video Power Down Mode
Ø      Pilihan “suspend” berarti layar monitor akan melakukan penundaan sesuai dengan waktu yang diberikan.
Ø      Pilihan “standby” berarti layar monitor akan melakukan standby dan menunggu untuk digunakan kembali.
Ø      Pilihan “disable” untuk tidak mengaktifkan menu ini.

Harddisk Power Down Mode
Ø      Pilihan “suspend” berarti harddisk akan melakukan penundaan sesuai dengan waktu yang diberikan.
Ø      Pilihan “standby” berarti harddisk akan melakukan standby dan menunggu untuk digunakan kembali.
Ø      Pilihan “disable” untuk tidak mengaktifkan menu ini.

Standby Time Out
Ø      Pilihan “1-15M’ adalah jumlah waktu yang diberikan untuk melakukan standby.
Ø      Pilihan “disable” untuk tidak mengaktifkan menu ini.

PNP/PCI Konfiguration
Ø      Menu ini digunakan untuk mengatur konfigurasi plug and play hardware pada slot PCI.

Load Setup Default
Ø      Pilihan ini digunakan untuk memakai atau memanggil standart setup yang dimiliki oleh BIOS.

Integrated Peripherals
Ø      Pilihan “enable” untuk memerintahkan komputer agar menggunakan floppy disk controller pada motherboard (IRQ6)
Ø      Pilihan “disable” untuk tidak mengaktifkan menu ini

Serial Port 1
Ø      Pilihan “COM1” beerarti komputer akan menggunakan COM1/3F8 untuk serial port (IRQ4)
Ø      Pilihan “COM3) berarti komputer akan menggunakan COM3/3E8 untuk serial port (IRQ4)

Serial Port 2
Ø      Pilihan “COM2” berarti komputer akan menggunakan COM2/2F8 untuk serial port (IRQ3)
Ø      Pilihan “COM4” berarti komputer akan menggunakan COM4/2E8 untuk sserial port (IRQ3)


Parallel Port
Ø      Pilihan “LPT1” berarti komputer akan menggunakan LPT1/378 untuk paralel port.
Ø      Pilihan “LPT2” berarti komputer akan menggunakan LPT2/278 untuk paralel port.
Ø      Pilihan “LPT3” berarti komputer akan menggunakan LPT3/3B8 untuk paralel port

Parallel Port IRQ
Ø      Pilihan “auto” berarti parallel port akan mendeteksi IRQ yang akan digunakan.
Ø      Pilihan “IRQ5” berarti parallel port akan menggunakan IRQ5.
Ø      Pilihan “IRQ7” berarti parallel port akan menggunakan IRQ7.

Password Setting
Ø      Menu ini digunakan untuk memasukkan dan mengaktifkan kata kunci si pemakai.

IDE Harddisk Detection
Ø      Menu ini digunakan untuk mendeteksi keberadaan harddisk secara otomatis berikut parameternya, seperti kapasitas, landing zone, jumlah sector, jumlah silinder, dan mode harddisk.

Save and Exit Setup
Ø      Pilihan ini untuk menyimpan semua hasil setup BIOS dan keluar dari menu setup BIOS

Exit Without Saving
Ø      Pilihan ini untuk keluar dari menu setup BIOS tanpa menyimpan hasil setup BIOS.
Description: Fungsi Menu Pada Bios Rating: 4.5 Reviewer: Dhofir Portrait - ItemReviewed: Fungsi Menu Pada Bios


DhofirPM - 10:12:00 AM
Read More Add your Comment


 
close
close

© 2010 DhofirPM | Free Download Software All Rights Reserved Thesis WordPress Theme Converted into Blogger Template by Hack Tutors.info

Social Monkee