Menghilangkan Kebiasaan Onani




 
Assalamu’alaikum. Saya seorang remaja muslim yang terjebak kebiasaan buruk onani. Saya tahu hal tersebut adalah kesalahan dan saya ingin menghentikannya tapi saya belum mampu. Tolong berikanlah saya nasihat bagaimana cara menghentikannya. Dan tolong beritahukan saya apa akibat buruk onani bagi kesehatan dan dampaknya dalam hubungan suami isteri setelah menikah. Karena ada beberapa kalangan termasuk ahli kedokteran yang menganggap perbuatan onani adalah normal, padahal yang saya tahu apa yang dilarang Allah Ta’ala untuk dikerjakan manusia adalah agar mereka menjauhinya agar tidak mengerjakannya untuk kepentingan (kemanfaatan) manusia sendiri.
Fulan di bumi Allah
Dijawab oleh: Al-Ustadz Abu Abdillah As Sarbini Al- Makassari
Wa’alaikumsalam warahmatullah. Benar apa yang anda katakan bahwa apa yang dilarang oleh Allah Subhaanahu Wa Ta’ala  atas hamba-hamba-Nya adalah demi kepentingan dan maslahat manusia sendiri. Tidaklah seorang hamba mengerjakan sesuatu yang haram kecuali pasti membahayakan dirinya sendiri. Di antara perbuatan haram yang terlarang adalah melakukan onani, apalagi sampai pada tahap jadi kebiasaan.
Jadi perbuatan onani bukanlah perbuatan normal yang biasa-biasa saja. Para ulama dan ahli kesehatan juga telah menyatakan adanya mudharat yang akan merusak kesehatan pelakunya serta melemahkan kemampuan berhubungan suami-istri ketika berkeluarga. Selain itu pula onani merupakan perangai buruk yang rendah dan hina serta memalukan. Seorang muslim yang berakal dan berakhlak mulia akan menjaga dirinya semaksimal mungkin dari perbuatan yang hina ini. Barangsiapa terjebak dengan kebiasaan buruk ini, maka kami nasihatkan kepadanya hal-hal berikut ini:
  1. Hendaklah bertaubat kepada Allah Subhaanahu Wa Ta’ala dan memohon ampunan-Nya.
  2. Menyabarkan diri agar tidak terjatuh kembali ke dalam kebiasaan buruk itu dan memohon pertolongan kepada Allah Subhaanahu Wa Ta’ala agar mampu menghindarinya.
  3. Segera menempuh solusi yang akan membebaskannya dari onani dengan cara menikah, jika sudah mampu biaya untuk itu.
  4. Jika belum mampu menikah, hendaklah memperbanyak puasa hingga syahwatnya benar-benar hilang dan luluh dengan puasa.
  5. Menyibukkan diri dengan berbagai kegiatan ibadah dan kegiatan duniawi yang bermanfaat baginya untuk mengalihkan pikirannya dari onani.
  6. Menjauhkan diri dari hal-hal yang membangkitkan syahwat, seperti melihat wajah dan sosok wanita secara langsung atau melalui gambar, bercampur baur (ikhtilat) dengan wanita, dan yang semisalnya yang bisa membangkitkan syahwat.
Ini yang bisa kami nasihatkan, semoga anda dan semisalnya diberi hidayah dan taufiq oleh Allah Subhaanahu Wa Ta’ala untuk membenahi diri dan menempuh lembaran hidup baru di atas jalan Allah l. Seseorang tidak boleh berputus asa dari kebaikan dan rahmat Allah Subhaanahu Wa Ta’ala, kesempatan masih terbuka lebar dan tidak ada kata terlambat selama hayat masih dikandung badan. Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi Wasallam  bersabda:
احْرِصْ عَلَى مَا يَنْفَعُكَ وَاسْتَعِنْ بِاللهِ وَلاَ تَعْجِزْ
“Bersemangatlah engkau untuk meraih apa-apa yang bermanfaat bagimu dan mohonlah pertolongan kepada Allah Subhaanahu Wa Ta’ala, serta janganlah engkau berputus asa.” (HR. Muslim dari Abu Hurairah Radhiyallaahu ‘anhu)
Description: Menghilangkan Kebiasaan Onani Rating: 4.5 Reviewer: Dhofir Portrait - ItemReviewed: Menghilangkan Kebiasaan Onani


DhofirPM - 10:56:00 AM
Read More Add your Comment 0 comments


Bagian Tubuh Wanita Fantasi Seks Pria




Tahukah Anda, beberapa bagian tubuh wanita selalu mengundang fantasi seks bagi kaum pria. Tak peduli seberapa besar ukurannya, bahkan jika ini berukuran kecil, menurut pria ini adalah seksi.

Apa saja bagian tubuh wanita yang dianggap pria adalah bagian yang seksi? Mengutip time of india, setidaknya ada enam bagian tubuh pada wanita yaitu:


1. Bokong

Laki-laki nyatanya selalu tergila-gila dengan bagian tubuh wanita ini. Ia bisa berfantasi tentang apa saja yang seksi terhadap bagian tubuh ini. Jadi Anda tidak perlu cemas, apakah bokong Anda besar atau kecil, pria selalu menyukainya.


2. Lemak di perut

Sebuah timbunan lemak kecil di perut tidak akan
pernah membunuh wanita. Nyatanya laki-laki sangat menikmatinya, ia seperti memiliki mainan kecil yang bisa digigit-gigit lembut dengan gigi dan lidahnya.

3. Bibir dan mulut

Pria mana yang tidak tergoda dengan bibir wanita. Karena ini bisa melakukan banyak hal terhadap tubuh pria, dan pria sangat menikmatinya. Mulai dari mencium, menggigit, menghisap hingga yang lainnya.

4. Payudara yang bersih

Sama seperti bokong, tidak peduli berapapun ukurannya, ini sangat disukai pria. Ini menjadi objek seksual yang terbesar bagi pria, karena ia bisa melakukan apapun yang ia suka terhadap payudara wanita.

5. Tanpa make up

Pria ternyata menyukai wajah alami wanita mereka, ini lebih seksi katanya.

6. Anda memakai pakaiannya

Pria suka melihat wanita memakai pakaiannya, ini membuat mereka lebih seksi dan membuat penasaran bagi pria apa yang tersembunyi di balik pakaian yang dikenakannya.

Ini dijamin bisa mengubah bahkan pria yang paling dingin pun menjadi seliar banteng.
Description: Bagian Tubuh Wanita Fantasi Seks Pria Rating: 4.5 Reviewer: Dhofir Portrait - ItemReviewed: Bagian Tubuh Wanita Fantasi Seks Pria


DhofirPM - 10:40:00 AM
Read More Add your Comment 0 comments


Fakta Mengejutkan Seputar Seks





Jakarta - Berbicara tentang seks rasanya memang tak akan ada habisnya. Bagitu banyak hal yang menarik untuk disimak, termasuk beberapa fakta yang mungkin akan mengejutkan dan belum diketahui setiap orang. Apa saja ?

Wanita puas bercinta pakai pelumas

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Debby Herbencik, PhD, ahli kesehatan seks dari Georgia, Amerika Serikat menyebutkan bahwa, wanita cenderung merasa lebih puas ketika bercinta dengan pria yang menggunakan pelumas saat berhubungan seksual.

Tak lakukan foreplay, masalah datang
Dari hasik survei yang dilakukan oleh Columbia University Amerika Serikat, pria yang tak melakukan foreplay sebelum bercinta akan lebih mudah mengalami masalah dalam mempertahankan ereksi.

Orgasme bukanlah segalanya

Meskipun wanita klimaks lebih jarang daripada pria, namun wanita lebih menikmatinya. Sebanyak 49 persen wanita lebih puas dengan kehidupan seksualnya, sedangkan pria hanya sekira 44 persen.

Sexting tak selamanya aman


Saat Anda mengirimkan foto seksi pada pasangan, jangan harap hanya dia yang akan melihatnya. Sejumlah 23 persen pria bahkan memerlihatkan foto tersebut kepada orang lain.Oleh sebab itu, mungkin ada baiknya jika Anda berpikir ulang sebelum
mengirimkan foto-foto intim tersebut.

Semakin tua, orgasme cepat datang

Usia tak akan mempengaruhi orgasme setiap wanita.Pasalnya, berdasarkan sebuah penelitian yang dilakukan San Diego of Medicine dan Veterans Affairs menunjukkan bahwa semakin tua usia seorang wanita, maka akan lebih mudah meraih orgassme.

Bibir lambang hasrat seksual wanita

Stuart Brody,psikologi dari University of The West di Skotlandia mengungkapkan bahwa wanita yang memiliki lekukan bibir atas yang tebal akan memiliki hasrat seksual tinggi.

Seks menurunkan berat badan

Rata-rata manusia kehilangan 26 kalori setelah satu menit berciuman. Berhubungan seksual selama 30 menit juga bisa membakar 150 kalori. Kamu berpotensi menghilangkan sekitar 1,5 kilogram lemak tubuh dalam setahun, jika berhubungan seks 7-8 kali sebulan.

Hilangkan sakit kepala

Jangan jadikan sakit kepala sebagai alasan untuk menolak ajakan bercinta pasangan. Faktanya seks dapat membantu untuk menyembuhkan sakit kepala. Seks membuat tubuh melepaskan endorfin yang mengurangi rasa sakit secara alami.

Awal mula kondom dari usus binatang

Kondom awalnya dibuat dari usus binatang atau kain linen. Di Asia sebelum abad kelima belas, kondom hanya menutupi bagian ujung organ intim pria, bukan keseluruhan. Di China, kondom terbuat dari kertas sutra berminyak atau usus domba. Di Jepang, terbuat dari kulit kura-kura atau tanduk binatang.

Sementara pada abad ke-16, kondom sering dibuat dari linen yang direndam dalam larutan kimia lalu dibiarkan kering sebelum digunakan. Kain kemudian dipotong sesuai ukuran kelenjar organ intim dan diikat dengan tali
Description: Fakta Mengejutkan Seputar Seks Rating: 4.5 Reviewer: Dhofir Portrait - ItemReviewed: Fakta Mengejutkan Seputar Seks


DhofirPM - 10:35:00 AM
Read More Add your Comment 0 comments


Beberapa Teknik Meremas Payudara Berbagai Posisi





Postingan kali ini hanya khusus yang sudah dewasa saja, bagi yang masih belum dewasa dilarang keras padat dan panjang untuk membaca postingan ini, ni khusus bagi yang sudah berumur di atas 18 Tahun....

Memang sih untuk pelajaran yang satu ini tidak perlu belajar karena nantinya akan mengerti juga tapi alangkah baiknya kalau andrikarim tetap membagikan info ini,,,, buat teman-teman, sudakah kalian tau bagaimana cara tatakrama dan etika meremas payudara yang baik dan benar???? ( jawab: beeeeluuuuuuummmm,,,,, ) kalau belum, nih baca saja petunjuk di bawah :

Cara maramas payudara dari berbagai posisi,,,

Dari depan, pakai dua tangan dengan posisi 4 jari dibawah. Ambil setengah bagian payudara si dia lalu remas dengan sedikit mengangkatnya. Lakukan dengan lembut.

Dari depan, pakai dua tangan dengan posisi 4 jari di atas. Pada cara ini jempol lebih aktif di daerah puting si dia. Lakukan dengan lembut.

Dari depan, pakai satu tangan dan satu mulut. Tangan, posisi 4 jari diatas dan jempol aktif di puting si dia. Lalu mulut di payudara yang satunya menjelajahi payudara tanpa menggunakan lidah.. jadi pake bibir aja.

Dari depan, pakai dua tangan bebas. Himpitkan kedua buah payudara si dia dan remaslah dengan sedikit kuat. Sambil mulut memainkan puting.

Dari belakang, sentuhlah bagian bawah payudara si dia
dengan kedua tangan anda. Lalu jari telunjuk memainkan putingnya. Sambil mulut mencium lembut leher si dia. sekali lagi, lakukan dengan lembut


Cara Meremas Payudara Wanita

Postingan kali ini hanya khusus yang sudah dewasa saja, bagi yang masih belum dewasa dilarang keras padat dan panjang untuk membaca postingan ini, ni khusus bagi yang sudah berumur di atas 18 Tahun....

Memang sih untuk pelajaran yang satu ini tidak perlu belajar karena nantinya akan mengerti juga tapi alangkah baiknya kalau andrikarim tetap membagikan info ini,,,, buat teman-teman, sudakah kalian tau bagaimana cara tatakrama dan etika meremas payudara yang baik dan benar???? ( jawab: beeeeluuuuuuummmm,,,,, ) kalau belum, nih baca saja petunjuk di bawah :

Cara maramas payudara dari berbagai posisi,,,

Dari depan, pakai dua tangan dengan posisi 4 jari dibawah. Ambil setengah bagian payudara si dia lalu remas dengan sedikit mengangkatnya. Lakukan dengan lembut.

Dari depan, pakai dua tangan dengan posisi 4 jari di atas. Pada cara ini jempol lebih aktif di daerah puting si dia. Lakukan dengan lembut.

Dari depan, pakai satu tangan dan satu mulut. Tangan, posisi 4 jari diatas dan jempol aktif di puting si dia. Lalu mulut di payudara yang satunya menjelajahi payudara tanpa menggunakan lidah.. jadi pake bibir aja.

Dari depan, pakai dua tangan bebas. Himpitkan kedua buah payudara si dia dan remaslah dengan sedikit kuat. Sambil mulut memainkan puting.

Dari belakang, sentuhlah bagian bawah payudara si dia dengan kedua tangan anda. Lalu jari telunjuk memainkan putingnya. Sambil mulut mencium lembut leher si dia. sekali lagi, lakukan dengan lembut
Description: Beberapa Teknik Meremas Payudara Berbagai Posisi Rating: 4.5 Reviewer: Dhofir Portrait - ItemReviewed: Beberapa Teknik Meremas Payudara Berbagai Posisi


DhofirPM - 10:33:00 AM
Read More Add your Comment 0 comments


Hukum Mimpi Basah di Siang Hari Bulan Ramadhan




 

Soal  : Apabila seorang yang berpuasa bermimpi mengeluarkan air mani pada waktu siang di bulan Romadlon apakah membatalkan puasa ? Dan apakah wajib baginya untuk menyegerakan mandi janabah?

Jawab : Tidak membatalkan puasa karena bukan dari kehendak dan kemauannya, dan wajib baginya untuk mandi janabah. Misalnya, kalau ada seseorang bermimpi mengeluarkan air mani pada waktu setelah sholat fajar/subuh dan menunda mandi janabah sampai masuk waktu sholat dhuhur, maka yang demikian tidak apa-apa.
Seorang suami/istri yang berjima’ pada malam bulan Romadlon dan menunda mandi janabahnya sampai masuk waktu fajar/subuh, yang demikian tidak apa-apa. Karena sesungguhnya Rosululloh pernah berjima’ dengan istrinya pada malam hari dan masih dalam keadaan junub di waktu subuh, kemudian beliau mandi janabah dan menjalankan puasa. Demikian juga wanita yang haid dan nifas, apabila keduanya suci/bersih pada waktu malam (setelah habis waktu sholat isya’) maka boleh baginya menunda mandi janabah sampai waktu shubuh kemudian berpuasa. Tetapi tidak boleh bagi keduanya menunda mandi janabah atau sholat sampai terbitnya matahari.
Wajib baginya bersegera mandi janabah setelah masuk waktu subuh dan menjalankan sholat tepat pada waktunya. (Syaikh bin Baaz).
(Di terjemahkan oleh Al Ustadz Abu ‘Isa Nurwahid dari Kitab Fatawa As Shiyam Syaikh bin Baz dan Syaikh Utasimin, Syarhul Mumthi’ Ibnu Utsaimin, Ijabatus Sail Syaikh Muqbil bin Hadi )

Jima’ pada Malam Ramadhan

Pertanyaan:
Bagaimana hukumnya bila suami istri bercampur pada malam bulan Ramadhan dan mandi junubnya pada jam tujuh pagi?
Jawaban:
Puasanya tetap sah, karena pernah terjadi pada masa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau pernah junub dari keluarganya kemudian mandi ketika subuh dan melanjutkan puasanya. Namun, masalahnya adalah apakah pasutri tersebut tidak shalat Subuh atau memang tertidur sampai jam tujuh? Apabila tertidur, ketika bangun mereka mandi junub lalu shalat, dan puasanya sah.
Waffaqakumullah.
Al-Ustadz Muhammad Afifuddin


Mimpi Basah Pas Puasa, Batal Nggak Sih?


Bismillah…
Sahabatku semua, ikhwan dan akhwat yang semoga DIBENCI syetan, tapi DISAYANG Allah. Pembaca blog ini, rata-rata udah pada gedhe, baligh, dan sudah mukallaf, Insya Allah. Dan salah satu tanda dari sekian tanda sesorang dikatakan baligh adalah terjadinya suatu peristiwa biologis yang disebut mimpi basah/wet dream/ihtilam.
Nah, karena saat ini kita lagi menjalani bulan puasa, yang mana kita butuh banget sama ilmu, ada satu kasus-yang saya juga mengalaminya-tentag ihtilam/MB di siang hari Ramadhan saat kita berpuasa. Batal nggak sih puasa kita?
Imam Abu Zakariyya An-Nawawi rahimahullah dalam Majmu’ Syarah Al-Muhadzdzab [6/227] cet. Daar ‘Alamil Kutub berkata tentang hal ini,

“Jika seseorang ihtilam (mimpi basah, keluar mani) maka tidaklah membatalkan puasanya berdasarkan ijma’ para ulama. Yang demikian itu dikarenakan sesorang tersebut dikuasai oleh sesuatu yang dia tidak mampu untuk memilihnya, seperti seseorang yang kemasukan lalat yang terbang pada mulutnya tanpa adanya kemampuan untuk menolaknya. Inilah yang menjadi sandaran dalil dalam masalah ini.”

Nah, sudah jelas ‘kan bahwa ihtilam itu nggak membatalakan puasa kita, baik puasa sunnah maupun Ramadhan. Sebagai tambahan, ana kutip fatwa Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah dalam Syarhul Mumti’ [3/60-61] cet. Darul Atsar berikut ini:

“Ihtilam tidaklah membatalkan puasa. Meskipun sebelum tidur di sempat memikirkan sesuati, kemudian di tengah-tengah tidurnya di ihtilam, karena seorang yang tidur tidaklah memiliki kehendak. Dan sungguh pena (catatan amal) telah terangkat darinya (termaafkan).”

Alhamdulillah, ana kira dengan dua pejelasan singkat dari kedua ulama tersebut sudah cukup memberikan kepuasan hati bagi kita, kaum muslim muda, yang kadang masih linglung dengan apa yang terjadi pada diri kita sendiri, khususnya masalah MB ini. Ana akui, ana pun sempat bingung dengan MB yang menimpa ana ketika puasa, dan alhamdulillah dapet ilmu ini.
Description: Hukum Mimpi Basah di Siang Hari Bulan Ramadhan Rating: 4.5 Reviewer: Dhofir Portrait - ItemReviewed: Hukum Mimpi Basah di Siang Hari Bulan Ramadhan


DhofirPM - 10:59:00 AM
Read More Add your Comment 0 comments


Klasifikasi Hadits berdasarkan pada Kuat Lemahnya Berita



Berdasarkan pada kuat lemahnya hadits tersebut dapat dibagi menjadi 2 (dua), yaitu hadits maqbul (diterima) dan mardud (tertolak). Hadits yang diterima terbagi menjadi dua, yaitu hadits yang shahih dan hasan. Sedangkan yang tertolak disebut juga dengan dhaif.
1. Hadits Yang Diterima (Maqbul)
Hadits yang diterima dibagi menjadi 2 (dua):
1. 1. Hadits Shahih
1. 1. 1. Definisi:
Menurut Al-Hafidz Ibnu Hajar dalam Nukhbatul Fikar, yang dimaksud dengan hadits shahih adalah adalah:
Hadits yang dinukil (diriwayatkan) oleh rawi yang adil, sempurna ingatan, sanadnya bersambung-sambung, tidak ber’illat dan tidak janggal.
Dalam kitab Muqaddimah At-Thariqah Al-Muhammadiyah disebutkan bahwa definisi hadits shahih itu adalah:
Hadits yang lafadznya selamat dari keburukan susunan dan maknanya selamat dari menyalahi ayat Quran.
1. 1. 2. Syarat-Syarat Hadits Shahih:
Untuk bisa dikatakan sebagai hadits shahih, maka sebuah hadits haruslah memenuhi kriteria berikut ini:
• Rawinya bersifat adil, artinya seorang rawi selalu memelihara ketaatan dan menjauhi perbuatan maksiat, menjauhi dosa-dosa kecil, tidak melakukan perkara mubah yang dapat menggugurkan iman, dan tidak mengikuti pendapat salah satu mazhab yang bertentangan dengan dasar syara’
• Sempurna ingatan (dhabith), artinya ingatan seorang rawi harus lebih banyak daripada lupanya dan kebenarannya harus lebih banyak daripada kesalahannya, menguasai apa yang diriwayatkan, memahami maksudnya dan maknanya
• Sanadnya tiada putus (bersambung-sambung) artinya sanad yang selamat dari keguguran atau dengan kata lain; tiap-tiap rawi dapat saling bertemu dan menerima langsung dari yang memberi hadits.
• Hadits itu tidak ber’illat (penyakit yang samar-samar yang dapat menodai keshahihan suatu hadits)
• Tidak janggal, artinya tidak ada pertentangan antara suatu hadits yang diriwayatkan oleh rawi yang maqbul dengan hadits yang diriwayatkan oleh rawi yang lebih rajin daripadanya.
1. 2. Hadits Hasan
1.2.1. Definisi
Secara bahasa, Hasan adalah sifat yang bermakna indah. Sedangkansecara istilah, para ulama mempunyai pendapat tersendiri seperti yang disebutkan berikut ini:
Al-Hafizh Ibnu Hajar dalam Nukhbatul Fikar menuliskan tentang definisi hadits Hasan:
Hadits yang dinukilkan oleh orang yang adil, yang kurang kuat ingatannya, yang muttashil (bersambung-sambung sanadnya), yang musnad jalan datangnya sampai kepada nabi SAW dan yang tidak cacat dan tidak punya keganjilan.
At-Tirmizy dalam Al-Ilal menyebutkan tentang pengertian hadits hasan:
Hadits yang selamat dari syuadzudz dan dari orang yang tertuduh dusta dan diriwayatkan seperti itu dalam banyak jalan.
Al-Khattabi menyebutkan tentang pengertian hadits hasan:
Hadits yang orang-orangnya dikenal, terkenal makhrajnya dan dikenal para perawinya.
Yang dimaksud dengan makhraj adalah dikenal tempat di mana dia meriwayatkan hadits itu. Seperti Qatadah buat penduduk Bashrah, Abu Ishaq as-Suba'i dalam kalangan ulama Kufah dan Atha' bagi penduduk kalangan Makkah.
Jumhur ulama: Hadits yang dinukilkan oleh seorang yang adil (tapi) tidak begitu kuat ingatannya, bersambung-sambung sanadnya dan tidak terdapat ‘illat serta kejanggalan matannya.
Maka bisa disimpulkan bahwa hadits hasan adalah hadits yang pada sanadnya tiada terdapat orang yang tertuduh dusta, tiada terdapat kejanggalan pada matannya dan hadits itu diriwayatkan tidak dari satu jurusan (mempunyai banyak jalan) yang sepadan maknanya.
1.2.2. Klasifikasi Hadits Hasan
Hasan Lidzatih
Yaitu hadits hasan yang telah memenuhi syarat-syaratnya. Atau hadits yang bersambung-sambung sanadnya dengan orang yang adil yang kurang kuat hafalannya dan tidak terdapat padanya sydzudz dan illat.
Di antara contoh hadits ini adalah:
لولا أن أشق على أمتي لأمرتهم بالسواك عند كل صلاة
Seandainya aku tidak memberatkan umatku, maka pasti aku perintahkan untuk menggosok gigi setiap waktu shalat
Hadits Hasan lighairih
Yaitu hadits hasan yang sanadnya tidak sepi dari seorang mastur (tak nyata keahliannya), bukan pelupa yang banyak salahnya, tidak tampak adanya sebab yang menjadikan fasik dan matan haditsnya adalah baik berdasarkan periwayatan yang semisal dan semakna dari sesuatu segi yang lain.
Ringkasnya, hadits hasan li ghairihi ini asalnya adalah hadits dhaif (lemah), namun karena ada ada mu'adhdhid, maka derajatnya naik sedikit menjadi hasan li ghairihi. Andaikata tidak ada 'Adhid, maka kedudukannya dhaif.
Di antara contoh hadits ini adalah hadits tentang Nabi SAW membolehkan wanita menerima mahar berupa sepasang sandal:
أرضيت من نفسك ومالك بنعلين؟ قالت: نعم، فأجاز "Apakah kamu rela menyerahkan diri dan hartamu dengan hanya sepasang sandal ini?" Perempuan itu menjawab, "Ya." Maka nabi SAW pun membolehkannya.
Hadits ini asalnya dhaif (lemah), karena diriwayatkan oleh Turmuzy dari 'Ashim bin Ubaidillah dari Abdullah bin Amr. As-Suyuti mengatakan bahwa 'Ashim ini dhaif lantaran lemah hafalannya. Namun karena ada jalur lain yang lebih kuat, maka posisi hadits ini menjadi hasan li ghairihi.
Kedudukan Hadits Hasan adalah berdasarkan tinggi rendahnya ketsiqahan dan keadilan para rawinya, yang paling tinggi kedudukannya ialah yang bersanad ahsanu’l-asanid.
Hadits Shahih dan Hadits Hasan ini diterima oleh para ulama untuk menetapkan hukum (Hadits Makbul).
Hadits Hasan Naik Derajat Menjadi Shahih
Bila sebuah hadits hasan li dzatihi diriwayatkan lagi dari jalan yang lain yang kuat keadaannya, naiklah dia dari derajat hasan li dzatihi kepada derajat shahih. Karena kekurangan yang terdapat pada sanad pertama, yaitu kurang kuat hafalan perawinya telah hilang dengan ada sanad yang lain yang lebih kuat, atau dengan ada beberapa sanad lain.
* * *
2. Hadits Mardud (Tertolak)
Setelah kita bicara hadits maqbul yang di dalamnya adahadits shahih dan hasan, sekarang kita bicara tentang kelompok yang kedua, yaitu hadits yang tertolak.
Hadits yang tertolak adalah hadits yang dhaif dan juga hadits palsu. Sebenarnya hadits palsu bukan termasuk hadits, hanya sebagian orang yang bodoh dan awam yang memasukkannya ke dalam hadits. Sedangkan hadits dhaif memang benar sebuah hadits, hanya saja karena satu sebab tertentu, hadis dhaif menjadi tertolak untuk dijadikan landasan aqidah dan syariah.
2.1 Definisi:

Hadits Dhaif yaitu hadits yang kehilangan satu syarat atau lebih dari syarat-syarat hadits Shahih atau hadits Hasan.
Hadits Dhaif merupakan hadits Mardud yaitu hadits yang tidak diterima oleh para ulama hadits untuk dijadikan dasar hukum.
2.2. Penyebab Tertolak
Ada beberapa alasan yang menyebabkan tertolaknya Hadits Dhaif, yaitu:
2.2.1 Adanya Kekurangan pada Perawinya
Baik tentang keadilan maupun hafalannya, misalnya karena:
• Dusta (hadits maudlu)
• Tertuduh dusta (hadits matruk)
• Fasik, yaitu banyak salah lengah dalam menghafal
• Banyak waham (prasangka) disebut hadits mu’allal
• Menyalahi riwayat orang kepercayaan
• Tidak diketahui identitasnya (hadits Mubham)
• Penganut Bid’ah (hadits mardud)
• Tidak baik hafalannya (hadits syadz dan mukhtalith)
2.2.2. Karena Sanadnya Tidak Bersambung
• Kalau yang digugurkan sanad pertama disebut hadits mu’allaq
• Kalau yang digugurkan sanad terakhir (sahabat) disebut hadits mursal
• Kalau yang digugurkan itu dua orang rawi atau lebih berturut-turut disebut hadits mu’dlal
• Jika tidak berturut-turut disebut hadits munqathi’
2. 2. 3. Karena Matan (Isi Teks) Yang Bermasalah
Selain karena dua hal di atas, kedhaifan suatu hadits bisa juga terjadi karena kelemahan pada matan. Hadits Dhaif yang disebabkan suatu sifat pada matan ialah hadits Mauquf dan Maqthu’
Oleh karenanya para ulama melarang menyampaikan hadits dhaif tanpa menjelaskan sanadnya. Adapun kalau dengan sanadnya, mereka tidak mengingkarinya
2.3. Hukum Mengamalkan Hadits Dhaif
Segenap ulama sepakat bahwa hadits yang lemah sanadnya (dhaif) untuk masalah aqidah dan hukum halal dan haram adalah terlarang. Demikian juga dengan hukum jual beli, hukum akad nikah, hukum thalaq dan lain-lain.
Tetapi mereka berselisih faham tentang mempergunakan hadits dha'if untuk menerangkan keutamaan amal, yang sering diistilahkan dengan fadhailul a'mal, yaitu untuk targhib atau memberi semangat menggembirakan pelakunya atau tarhib (menakutkan pelanggarnya).
Imam Al-Bukhari dan Imam Muslim menetapkan bahwa bila hadits dha'if tidak bisa digunakan meski hanya untuk masalah keutamaan amal. Demikian juga para pengikut Daud Azh-Zhahiri serta Abu Bakar Ibnul Arabi Al-Maliki. Tidak boleh siapapun dengan tujuan apapun menyandarkan suatu hal kepada Rasulullah SAW, sementara derajat periwayatannya lemah.
Ketegasan sikap kalangan ini berangkat dari karakter dan peran mereka sebagai orang-orang yang berkonsentrasi pada keshahihan suatu hadits. Imam Al-Bukhari dan Muslim memang menjadi maskot masalah keshahihan suatu riwayat hadits. Kitab shahih karya mereka masing-masing adalah kitab tershahih kedua dan ketiga di permukaan muka bumi setelah Al-Quran Al-Kariem.
Senjata utama mereka yang paling sering dinampakkan adalah hadits dari Rasulullah SAW:
Siapa yang menceritakan sesuatu hal dari padaku padahal dia tahu bahwa hadits itu haditsku, maka orang itu salah seorang pendusta. (HR Bukhari Muslim)
Sedangkan Al-Imam An-Nawawi rahimahulah di dalam kitab Al-Adzkar mengatakan bahwa para ulama hadits dan para fuqaha membolehkan kita mempergunakan hadits yang dhaif untuk memberikan targhib atau tarhib dalam beramal, selama hadits itu belum sampai kepada derajat maudhu' (palsu).
Namun pernyataan beliau ini seringkali dipahami secara salah kaprah. Banyak yang menyangka bahwa maksud pernyataan Imam An-Nawawi itu membolehkan kita memakai hadits dhaif untuk menetapkan suatu amal yang hukumnya sunnah.
Padahal yang benar adalah masalah keutamaan suatu amal ibadah. Jadi kita tetap tidak boleh menetapkan sebuah ibadah yang bersifat sunnah hanya dengan menggunakan hadits yang dhaif, melainkan kita boleh menggunakan hadits dha'if untuk menggambarkan bahwa suatu amal itu berpahala besar.
Sedangkan setiap amal sunnah, tetap harus didasari dengan hadits yang kuat.
Lagi pula, kalau pun sebuah hadits itu boleh digunakan untuk memberi semangat dalam beramal, maka ada beberapa syarat yang juga harus terpenuhi, antara lain:
1. Derajat kelemahan hadits itu tidak terlalu parah. Perawi yang telah dicap sebagai pendusta, atau tertuduh sebagai pendusta atau yang terlalu sering keliru, maka haditsnya tidak bisa dipakai. Sebab derajat haditsnya sudah sangat parah kelemahannya.
2. Perbuatan amal itu masih termasuk di bawah suatu dasar yang umum. Sedangkan sebuah amal yang tidak punya dasar sama sekali tidak boleh dilakkan hanya berdasarkan hadits yang lemah.
3. Ketika seseorang mengamalkan sebuah amalan yang disemangati dengan hadits lemah, tidak boleh diyakini bahwa semangat itu datangnya dari nabi SAW. Agar kita terhindar dari menyandarkan suatu hal kepada Rasulullah SAW sementara beliau tidak pernah menyatakan hal itu.
Demikian sekelumit informasi singkat tentang pembagian hadits, dilihat dari sudut apakah hadits itu bisa diterima ataukah hadits itu tertolak.
Description: Klasifikasi Hadits berdasarkan pada Kuat Lemahnya Berita Rating: 4.5 Reviewer: Dhofir Portrait - ItemReviewed: Klasifikasi Hadits berdasarkan pada Kuat Lemahnya Berita


DhofirPM - 4:14:00 PM
Read More Add your Comment


 
close
close

© 2010 DhofirPM | Free Download Software All Rights Reserved Thesis WordPress Theme Converted into Blogger Template by Hack Tutors.info

Social Monkee